Gree - News

AC Tidak Dingin? Inilah 7 Penyebab Utamanya

23 Jan 2018



Keluhan pada barang-barang elektronik seringkali muncul di tengah-tengah masa pemakaian atau di awal pemakaian. Berbagai macam keluhan tersebut tentu memiliki penyebab dan solusi untuk mengatasinya. Begitu pun pada Air Conditioner (AC). Masalah pada AC yang sering kali dikeluhkan selain AC yang berisik adalah AC yang kurang atau tidak dingin.

Air Conditioner (AC) yang tidak dingin dapat disebabkan oleh 7 faktor, antara lain:


1. Tidak melalukan perawatan atau servis AC secara rutin

Performa barang elektronik yang baik tentu akan terjadi apabila dibarengi dengan kondisi barang yang baik. Kita tidak akan pernah tahu penyebab timbulnya masalah pada barang elektronik apabila kita tidak pernah mengecek kondisinya. Karenanya, barang-barang elektronik seperti AC, harus dirawat atau dilakukan servis secara rutin.

Idealnya, perawatan atau servis AC pada ruang kerja atau ruang tamu harus dibersihkan setidaknya 3 bulan sekali. Sementara AC pada kamar tidur usahakan dibersihkan 4-5 bulan sekali, tergantung tingkat polusinya. Untuk proses maintenance, ada baiknya meminta bantuan teknisi yang profesional dan mengerti permasalahan AC. (Baca juga: Mudah Dilakukan, Begini Cara Bersihkan Filter AC)

2. Tegangan daya listrik atau voltase tidak stabil

Penyebab kedua AC tidak dingin adalah voltase atau tegangan listrik di rumah naik turun atau tidak stabil. Sebelum melakukan instalasi AC, pastikan tegangan listrik di rumah mencukupi. Cara untuk mengetahuinya dapat menggunakan Multitester (Avo Meter). Alat ini dapat membantu mengetahui seberapa besar tegangan listrik rumah, apakah berada di 1 phase (220 V) atau 3 phase (380 V). Setelahnya, barulah bisa menyesuaikan produk AC mana yang cocok dengan tegangan listrik di rumah. (Baca juga: C3e: AC Hemat Listrik, Bikin Pengeluaran Bulanan Irit)

3. Tidak melakukan vakum AC saat pemasangan

Salah satu prosedur pemasangan AC yang wajib dilakukan adalah melakukan vakum. AC yang tidak di vakum, selanjutnya akan mengalami berbagai permasalahan, bisa menjadi tidak dingin sampai rusak. Proses vakum sangat di perlukan untuk membuat pipa hampa udara dan menghisap kotoran serta menghilangkan sisa air pada pipa jika memang ada air di dalamnya.

Jenis AC yang menggunakan freon R32 memiliki sifat yang sangat sensitif dengan debu dan kotoran. Sangat berisiko apabila AC jenis ini dipasang tanpa divakum terlebih dahulu. Karenanya, untuk AC yang menggunakan freon R32, pada saat divakum wajib menggunakan pipa dengan ketebalan 0,7 mm. Hal ini ditujukan untuk membuat performa AC menjadi baik kembali.

4. Luas ruangan dengan kapasitas AC tidak sesuai

AC yang tidak dingin ternyata juga bisa disebabkan karena faktor luas ruangan. Luas ruangan ini juga berpengaruh dengan pemilihan ukuran (PK) AC yang akan dibeli. AC pada ruang pertemuan, atau ruang tamu tentu haruslah AC dengan PK yang lebih tinggi dibandingkan dengan AC pada kamar tidur. Jika ukuran PK lebih besar daripada ukuran ruangan, maka AC akan terasa terlalu dingin. Sebaliknya, jika PK terlalu kecil daripada ukuran ruangan maka AC akan terasa sedikit dingin dan mesinnya akan bekerja maksimal untuk mendinginkan ruangan.

Cara untuk menghitung kebutuhan PK AC sesuai dengan luas ruangan adalah dengan mengalikan panjang dengan lebar ruangan, kemudian dikali 500 Btu sampai 800 Btu, tergantung lokasi, lantai dasar, lantai atas, arah sinar matahari. (Baca juga: Bingung Pilih AC Low Watt atau AC Inverter? Ini Perbedaannya)

5. Pengaturan mode remote AC salah

Penyebab AC tidak dingin ternyata juga bisa disebabkan karena faktor perangkat bawaan AC tersebut, seperti remote. Seringkali kita salah atau tidak tahu cara mengatur remote AC. Hal pertama yang harus diperhatikan pada saat mengatur remote AC adalah, pastikan settingan mode remote berada pada posisi yang bertanda bintang (*) atau Cool. Karena jika salah, tentu saja AC tidak akan terasa dingin.

Kedua, pengaturan temperatur pada remote di suhu 20°C - 22°C. Dengan mengatur ruangan pada suhu tersebut, tingkat dingin pada ruangan menjadi konsisten dan selalu sejuk. Ketiga, pengaturan kipas ke pengaturan penuh (full). Dengan mengatur RPM kipas fan pada posisi maksimal maka hawa dingin akan cepat merata ke dinding ruangan. Karena, prinsip kerja AC itu pertama mendinginkan dinding ruangan, kemudian ke lantai, lalu terasa ke tubuh pengguna. Keempat, gunakan pengaturan swing yang terus bergerak dengan cara menekan tombol swing pada remote AC dan lihat apakah daun AC bergerak naik turun secara perlahan atau tidak.

6. Pintu dan Jendela Ruangan Sering Terbuka

Jika ingin menyalakan AC, usahakan ruangan dalam kondisi yang tertutup rapat. Hal ini berfungsi agar AC tidak bekerja terlalu maksimal untuk mendinginkan ruangan, dan ruangan akan terasa sejuk. Ruangan yang dibiarkan terbuka ketika AC sedang bekerja juga bisa menyebabkan udara panas diluar ruangan merangsak masuk ke dalam ruangan, sehingga udara dingin yang sudah ada sebelumnya kabur. Selain menyebabkan ruangan tidak dingin, ruangan terbuka juga bisa menyedot biaya penggunaan AC.

7. Kurang Freon

Penyebab terakhir pendingin udara tidak dingin adalah karena kekurangan freon AC. Hal ini terjadi karena berbagai hal, seperti pipa ac menjadi es atau biasa di sebut “blocking ice”. Untuk mengatasinya, hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah ada kebocoran pada unit indoor, outdoor atau pada pipa. Jika di temukan kebocoran segera lakukan pengelasan pada kebocoran.

Pipa membesar atau “low pressure” pada outdoor AC terpelintir atau tertekuk juga bisa menjadi penyebab AC kekurangan freon. Pipa yang tertekuk menyebabkan sedikit sekali ruang untuk freon ini bersirkulasi.

Faktor-faktor di atas merupakan beberapa faktor utama penyebab AC menjadi tidak dingin. Memiliki AC dengan performa yang baik dan fitur canggih tentu bisa membuat suasana lebih nyaman dan tenang. AC Gree Deluxe Low Watt (C3e) hadir dengan kecanggihan fitur Triple Protection. Fitur ini pertama kali diaplikasikan di industri AC yaitu tahan api, anti bocor dan anti temperatur tinggi sehingga AC menjadi lebih awet dan terjaga performanya.

Teknologi Triple Protection ini semakin baik karena dikombinasikan dengan teknologi freon R32 yang berefisiensi tinggi dan lebih ramah lingkungan. AC Gree Deluxe Low Watt (C3e) menjadi AC low watt memiliki daya listrik rendah jika dibandingkan dengan produk pendingin tipe lainnya.

Dengan produk-produk pendingin ruangan dari Gree, berbagai keluhan dan permasalahan pada AC akan lebih jarang terjadi. Produk Gree menjanjikan kenyamanan, ketenangan, dan kemewahan desain bagi penggunanya.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

1. Teknologi Low Watt, Solusi Rumah Berdaya Listrik Kecil

3. Apa yang anda ketahui tentang Kompresor pada AC (Air Conditioner)?

4. Siapa Sangka Kalau Mayoritas AC di Dunia Tidak Dibuat Manusia?

5. Bebas Biaya Bebas Khawatir, Solusi Tepat Buat Kamu yang Tidak Mau Repot